Memang, wilayah ini baru saja dilanda banjir dan tanah longsor pada akhir November lalu. Kejadian serupa yang berulang tentu membuat was-was.
Karena itu, Suyatno tak henti-hentinya mengingatkan warga untuk tetap siaga. Ancaman banjir bandang masih mungkin terjadi. Pihak berwenang, kata dia, terus berjaga.
"Pemerintah setempat bersama aparat kepolisian terus berkoordinasi dan siaga penuh dalam menghadapi potensi bencana alam," tegas Suyatno.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat situasi yang membahayakan. Kesiapsiagaan dari semua pihak, tampaknya, adalah kunci utama menghadapi musim penghujan yang tak menentu ini.
Artikel Terkait
Gen Z dan Ancaman Gelombang Protes yang Bisa Menggoyang Pemerintahan Baru
Jalan Hilang, Akses Terputus: Bekas Amukan Banjir Bandang di Duo Koto Belum Pulih
Resolusi 2026: Hidup Panjang dan Bermakna Dimulai dari Hal-Hal Kecil
Hunian Sementara di Aceh Tamiang Tak Sekadar Tempat Berlindung, Dilengkapi Fasilitas Penunjang