Tragedi di Warakas: Satu Kelarga Terkapar, Dugaan Keracunan Menguat

- Jumat, 02 Januari 2026 | 15:36 WIB
Tragedi di Warakas: Satu Kelarga Terkapar, Dugaan Keracunan Menguat

Siang itu, suasana di sebuah rumah kontrakan di Warakas III, Tanjung Priok, terasa mencekam. Garis polisi kuning sudah terpasang, membentang di depan pintu berwarna cokelat yang tertutup rapat. Di baliknya, sebuah tragedi keluarga baru saja terungkap.

Rumah itu sendiri berada di bagian tengah dari tiga unit kontrakan yang berjejer dalam satu pagar. Persis di depannya, sebuah kulkas freezer teronggok, menyaksikan kesibukan petugas yang lalu lalang. Informasi mengerikan ini sebelumnya sudah ramai beredar di media sosial, dan kini terbukti adanya.

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan, empat orang dalam satu keluarga ditemukan di dalam. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia saat ditemukan. Satu korban lagi sempat dilarikan dengan kondisi kritis ke rumah sakit, berjuang antara hidup dan mati.

Iptu Maryati Jonggi, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, membenarkan peristiwa naas ini. Ia menyebut bahwa tim sudah turun tangan.

“Sudah dilakukan olah TKP dan dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok,” ujarnya.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini kasus bunuh diri atau ada faktor lain? Polisi masih sangat berhati-hati. Mereka belum mau memberikan pernyataan pasti soal dugaan awal penyebabnya. Semuanya masih ditelusuri.

Namun begitu, ada satu titik terang yang mulai mengemuka. Dugaan kuat sementara mengarah pada keracunan.

“Benar kami mendapatkan informasi terkait dugaan [keracunan], orang meninggal dunia,” kata AKP Handam Samudro, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, saat dikonfirmasi.

Rumah kontrakan di Warakas III itu kini sunyi, tapi penuh tanda tanya. Garis polisi masih melintang, menunggu jawaban yang sebenarnya dari penyelidikan yang masih berlangsung.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar