kata Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, saat dikonfirmasi pada Kamis (1/1).
Dia menegaskan sikap tegas perusahaan. Bagi Transjakarta, tindakan sopir itu tidak bisa ditolerir karena jelas merugikan penumpang dan yang tak kalah penting mencoreng nama baik layanan transportasi publik.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, Transjakarta merespon serius kejadian ini,”
tutup Ayu. Jadi, lepas dari satu oknum yang bermasalah, pesannya jelas: sopir mana pun harus menjaga sikap. Penumpang juga diharap bisa bersikap bijak. Soalnya, di jalanan yang panas dan macet, emosi memang gampang tersulut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting