kata Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, saat dikonfirmasi pada Kamis (1/1).
Dia menegaskan sikap tegas perusahaan. Bagi Transjakarta, tindakan sopir itu tidak bisa ditolerir karena jelas merugikan penumpang dan yang tak kalah penting mencoreng nama baik layanan transportasi publik.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, Transjakarta merespon serius kejadian ini,”
tutup Ayu. Jadi, lepas dari satu oknum yang bermasalah, pesannya jelas: sopir mana pun harus menjaga sikap. Penumpang juga diharap bisa bersikap bijak. Soalnya, di jalanan yang panas dan macet, emosi memang gampang tersulut.
Artikel Terkait
Tawuran di Terowongan Manggarai Ricuh, Kembang Api dan Pecahan Kaca Bikin Pengendara Terjebak
Direktur dan Kepala Mesin Jadi Tersangka Ledakan Dahsyat di Pabrik Farmasi Tangerang
Tito Karnavian: Keuchik Kunci Percepatan Bantuan Rumah Rusak di Aceh
Serangan Drone Hanguskan Kafe di Kherson, 24 Warga Dilaporkan Tewas