Akibatnya, Grand Livina itu menabrak Toyota Rush di depannya. Tabrakan itu kemudian mendorong Rush hingga menabrak Daihatsu Sigra, lalu berlanjut ke Mitsubishi Pajero, dan berakhir di satu unit Pajero lagi. Lima mobil sekaligus berantakan di lokasi.
Kerusakan terparah, tentu saja, dialami si pemicu. Mobil Grand Livina itu hancur di bagian depan. Untungnya, kendaraan lain hanya mengalami penyok dan masih bisa dikendarai. Yang paling penting, tidak ada korban luka sama sekali. Hanya kerugian materiil yang harus ditanggung.
Danny menambahkan, AM sedang dalam perjalanan pulang. Kondisi jalan yang menyempit karena ada perbaikan proyek di lajur kanan ikut memperkeruh situasi. Ditambah lagi dengan pertikaian tadi, konsentrasi pun buyar seketika.
Soal kerugian, polisi masih menghitung. Tapi perkiraan sementara, total kerusakan semua kendaraan tidak sampai Rp 50 juta.
Pihak berwajib telah memeriksa AM dan memulangkannya. Kabar baiknya, semua pihak yang terlibat sepakat berdamai. Mereka memilih menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Jadi, meski berawal dari cekcok dan berakhir dengan besi penyok, cerita ini ditutup dengan kesepakatan baik. Sebuah akhir yang cukup beruntung, mengingat potensi bahayanya.
Artikel Terkait
FC Barcelona Femení Hajar Badalona 6-0, Pertegas Dominasi di Liga Spanyol
Napoli Kalahkan AC Milan 1-0 Berkat Gol Penentu Politano
Rektor ITB Jemput Langsung Siswi Berprestasi dari Pariaman yang Baru Kehilangan Ibu
Malaria dan Sikap Dingin Belanda Renggut Nyawa Ibu Mertua Soekarno di Pengasingan Ende