Setengah Juta Orang Serbu Jogja di Malam Tahun Baru, Sampah Justru Turun

- Kamis, 01 Januari 2026 | 19:30 WIB
Setengah Juta Orang Serbu Jogja di Malam Tahun Baru, Sampah Justru Turun

Malam pergantian tahun di Yogyakarta benar-benar luar biasa ramainya. Menurut Fitria Dyah Anggraeni, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, kerumunan manusia membanjiri kawasan ikonis kota itu. Dari Tugu Jogja, sepanjang Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer, semuanya dipenuhi orang. Jumlahnya? Bisa mendekati setengah juta.

"Jadi mungkin ya kita bisa sampai, sampai mungkin ya mendekati 500 ribu bisa sih," ujar Anggraeni, Kamis (1/1).

"Dari Tugu sampai ke Malioboro itu soalnya penuh semua sih gitu," tambahnya.

Yang menarik, meski dipadati ratusan ribu pengunjung, persoalan sampah ternyata bisa ditangani dengan cukup baik. Anggi sapaan akrabnya mengaku ada keanehan dalam data sampah tahun ini. Volumenya tidak melonjak signifikan. Malah, ada penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tapi memang kenaikan sampah sendiri agak anomali karena ternyata kenaikannya enggak signifikan. Justru kayak terjadi penurunan dari tahun lalu," katanya.

Petugas kebersihan langsung bergerak cepat setelah perayaan usai. Sekitar pukul setengah satu dini hari, truk-truk pengangkut sampah sudah beraksi. Mereka menyisir rute dari Tugu, Malioboro, hingga Titik Nol sebanyak tiga kali putaran. Hasilnya? Sampah yang terkumpul tidak sampai delapan ton.

"Volume sampahnya itu, saya lupa disebutkan, tapi dia tidak sampai 8 ton, itu nggak," jelas Anggraeni.

Meski begitu, satu jenis sampah masih mendominasi: tikar plastik bekas. Penjualannya memang sudah coba dilarang sejak sore hari, namun praktiknya masih terjadi. Tikar plastik itu mudah "diselundupkan" dan tidak selalu terlihat sebagai barang dagangan.


Halaman:

Komentar