Jembatan Gantung Garuda Akhirnya Berdiri, Warga Pekon Umbar Lega
LAMPUNG GEH – Selasa lalu, suasana di Pekon Umbar, Kelumbayan, terasa berbeda. Jembatan Gantung Garuda yang membentang 120 meter itu akhirnya diresmikan. Bagi warga setempat, ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Selama bertahun-tahun, sungai yang mengalir di bawahnya adalah penghalang besar bagi segala aktivitas mereka.
Kini, semua berubah. Anak-anak bisa ke sekolah tanpa was-was, petani mudah mencapai kebun, dan akses ke layanan kesehatan pun tak lagi jadi mimpi. Terutama saat hujan turun dan debit air melonjak. Kehadiran jembatan ini disambut dengan suka cita yang nyata.
Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, hadir dalam peresmian. Ia menegaskan, pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara di daerah-daerah yang selama ini terasa terpencil.
Ia melanjutkan, tujuan utamanya jelas: keselamatan anak sekolah dan kemudahan beraktivitas warga. Menurutnya, jembatan ini diharapkan bisa jadi pengungkit ekonomi masyarakat sekitar.
Artikel Terkait
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat