Persib Bandung: Lima Pemain Asing di Ujung Tanduk
Musim 2025/2026 bagi Persib Bandung rasanya belum juga menemukan titik terang. Harapan yang dibebankan pada sejumlah pemain asing baru ternyata banyak yang meleset. Performa tim masih jauh dari kata stabil, dan kini, kabar buruk datang dari internal skuat. Tak tanggung-tanggung, lima pemain asing dikabarkan terancam angkat koper di akhir musim nanti. Kontribusi mereka dinilai minim, jauh dari apa yang diharapkan manajemen dan suporter. Siapa saja mereka?
Adam Przybek: Kiper yang Hilang dari Radar
Nama Adam Przybek mungkin sudah asing di telinga bobotoh. Kiper asal Wales ini ibarat hilang ditelan bumi. Padahal, kontraknya masih panjang, hingga Mei 2027. Tapi faktanya, Przybek cuma sekali tampil membela Persib. Setelah itu, ia langsung lenyap dari skuat utama. Di putaran kedua kompetisi, namanya bahkan tak lagi tercantum dalam daftar pemain. Sungguh, sebuah investasi yang terlihat sangat mubazir untuk posisi kiper cadangan.
Sergio Castel: Penantian Panjang di Bangku Cadangan
Lain lagi ceritanya dengan Sergio Castel. Striker asal Spanyol ini didatangkan di putaran kedua dengan harapan bisa menyuntik darah baru di lini depan. Nyatanya? Hanya dua penampilan dari enam laga yang dijalani Persib. Itu pun total waktunya cuma 28 menit! Lebih parahnya, dalam empat pertandingan lain, Castel sama sekali tak masuk dalam DSP, termasuk saat Persib bentrok dengan Borneo FC. Dengan kontrak hingga Juni 2026, masa depannya di Bandung sangat suram.
Layvin Kurzawa: Bintang yang Tak Bersinar
Kedatangan Layvin Kurzawa sempat bikin heboh. Bek kiri asal Prancis itu diharap bisa jadi solusi di pertahanan. Sayang, harapan tinggal harapan. Dari delapan laga yang ada, Kurzawa cuma main tiga kali dengan akumulasi 35 menit. Bahkan di laga kontra Borneo, ia cuma diumbar dua menit! Kontraknya masih sampai Mei 2026, tapi itu jelas bukan jaminan apa-apa. Posisinya di tim utama kini dipertanyakan banyak pihak.
Ramon Tanque: Statistik yang Mengecewakan
Kalau soal kesempatan, Ramon Tanque sebenarnya dapat banyak. Tapi kontribusinya? Itu masalah lain. Dari 21 pertandingan di Super League, ia cuma bikin 5 gol dan 2 assist. Secara total sepanjang musim ini, dari 29 penampilan, angkanya cuma naik sedikit: 6 gol dan 2 assist. Performa seperti ini jelas tak memuaskan untuk seorang penyerang andalan. Wajar jika namanya masuk dalam daftar pemain yang terancam didepak.
Uilliam Barros: Ekspektasi vs Realita
Uilliam Barros mungkin lebih sering main dibanding Tanque. Tapi soal produktivitas, ia juga belum bisa memuaskan. Dari 25 laga di Liga, ia cetak 8 gol dan 2 assist. Total sepanjang musim, 10 gol dari 34 pertandingan. Angka yang, jujur saja, masih kurang untuk striker yang diharapkan jadi mesin gol utama Persib. Klub jelas punya ekspektasi lebih tinggi.
Lalu, Apa yang Akan Terjadi?
Jadi, itulah lima nama yang masa depannya dipertaruhkan. Adam Przybek, Sergio Castel, Layvin Kurzawa, Ramon Tanque, dan Uilliam Barros. Mereka harus kerja keras sisa musim ini jika ingin meyakinkan pelatih Bojan Hodak dan manajemen. Kontrak mereka memang masih ada, tapi dalam dunia sepakbola, itu bukan jaminan keamanan.
Persib jelas butuh pembenahan. Evaluasi menyeluruh di akhir musim nanti pasti akan dilakukan. Pertanyaannya, apakah mereka akan dapat kesempatan kedua? Atau justru dipulangkan? Tunggu saja. Yang pasti, bobotoh menunggu aksi nyata, bukan janji manis. Musim depan harus lebih baik.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares