Proses pengerjaannya terhitung singkat, hanya sekitar enam hari. Rahasianya? Gotong royong. Warga turun langsung membantu, sehingga tak ada kendala yang berarti selama pembangunan.
Di sisi lain, Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi tak ketinggalan menyampaikan apresiasi. Peran TNI dalam membangun infrastruktur ini, katanya, sangat membantu.
Perasaan lega itu paling terasa di antara warga. Seperti Juwita, salah satu ibu rumah tangga di pekon itu. Ia mengaku sangat bersyukur.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden, TNI, dan Kodam setempat. Jembatan itu, baginya, adalah jawaban atas kebutuhan yang sudah terlalu lama ditunggu.
Jembatan Gantung Garuda kini bukan hanya penghubung dua tepian. Ia menjadi simbol harapan baru bagi warga Pekon Umbar. Sebuah langkah kecil yang dampaknya akan terasa sangat besar dalam keseharian mereka.
Artikel Terkait
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat