Sebuah video yang beredar di media sosial cukup menyita perhatian. Rekaman itu memperlihatkan seorang bayi perempuan di sebuah kamar kos di Makassar, diduga ditinggal sendirian oleh orang tuanya. Pintu kamar terkunci dari luar.
Dalam video yang viral itu, terlihat seorang pria memaksa masuk ke dalam kamar. Ia beralasan, langkahnya dilakukan karena mendengar tangisan bayi dari dalam ruangan. "Sengaja ini masuk, melihat itu anak-anak yang sering ditinggalkan orang tuanya. Umurnya ini anak, umur 3 atau 4 bulan ini," ujar pria di balik kamera itu.
"Ini anak sendiri terus tiap malam. Tidak ada orang tuanya yang jaga, orang tuanya pergi kerja. Tunggu nak nah, ku laporko dulu supaya amanko nak," sambungnya.
Saat kamera menyorot ke dalam, tampak bayi itu terbaring di atas tempat tidur. Bayi perempuan itu tidak mengenakan baju, hanya popok. Adegan yang memilikan hati itu pun menyebar cepat, memantik berbagai reaksi dan pertanyaan.
Menurut informasi yang beredar, orang tua bayi sengaja meninggalkannya karena harus pergi bekerja di salah satu hotel di Makassar. Mereka dikabarkan mengunci kamar dari luar agar si kecil aman. Tapi benarkah demikian?
Respon Cepat dari Dinas Terkait
Merespons viralnya video tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, langsung bergerak. Ia mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi sebenarnya.
"Iya, tadi saya sudah mengunjunginya," kata Ita.
Dari penjelasannya, ceritanya sedikit berbeda. Bayi itu ternyata berusia 6 bulan. Saat ini, ia hanya tinggal bersama ayahnya di kos tersebut. Sang ibu pulang ke kampung halaman di Tana Toraja sekitar sebulan yang lalu.
"Memang hanya berdua bapaknya tinggal di kosan. Mamanya ke Toraja. Dan katanya sudah satu bulan ini mamanya ke Toraja," jelas Ita.
Ayah si bayi bekerja di sebuah hotel dengan shift malam, dari pukul 10 malam hingga 5 pagi. Biasanya, sebelum berangkat kerja, ia menitipkan anaknya kepada pemilik kos. Namun, pada malam kejadian video itu diambil, pintu rumah ibu kos dalam keadaan tertutup.
"Jadi anaknya di simpan di kos sendiri," ucap Ita.
Namun begitu, ia menegaskan bahwa sang ayah tidak serta merta meninggalkan bayinya sepanjang malam. "Tapi, saat di simpan sendiri di kos itu, dia (ayahnya) masih biasa pulang-pulang ke kos, untuk cek anaknya," tambahnya.
Setelah dicek, kondisi fisik bayi tersebut dinyatakan sehat. Untuk sementara, si kecil sudah dititipkan di rumah pemilik kos agar lebih terjamin pengawasannya.
Ita juga memberikan penilaian akhir terkait dugaan penelantaran. "Kondisi anak baik-baik dan sehat dan jadi kalau mau dikatakan itu adalah penelantaran, sepertinya bukan," tandasnya.
Meski begitu, kejadian ini tentu menyisakan catatan penting tentang kerentanan dan perlunya sistem dukungan bagi orang tua tunggal yang harus bekerja demi menghidupi keluarga.
Artikel Terkait
Messi Tegaskan Hanya akan Tampil di Piala Dunia 2026 Jika Kondisi Fisik 100%
Gol Perdana Marc Guehi Bawa Manchester City Lolos ke Babak Berikutnya Piala FA
Harry Kane Cetak Dua Gol, Bayern Munich Hajar Werder Bremen 3-0
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di SPBU Kemang, Sita Tiga Bungkus