Senin lalu, di kawasan Monas yang ramai, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi menyerahkan kunci 14 unit mobil pemadam kebakaran. Bantuan ini diberikan kepada sejumlah daerah yang membutuhkan. Menariknya, permintaan yang masuk ke Pemprov DKI jauh lebih banyak lebih dari 50 proposal berdatangan.
Menurut Pram, sapaan akrabnya, ini adalah kali pertama program hibah seperti ini dijalankan lagi sejak 2022. "Baru kali ini ada lagi," ujarnya.
Lalu, kenapa tahun ini dilanjutkan?
"Saya melihat kebutuhan di daerah itu besar sekali," jelas Pram. "Dengan efisiensi dan sebagainya, tentu kalau harus mengadakan unit-unit baru, pasti akan menjadi beban bagi daerah."
Dia merincikan spesifikasi kendaraan yang diserahkan. Ada dua unit tangki berkapasitas besar 10.000 liter. Lalu, delapan unit berkapasitas 4.000 liter, dan empat unit lagi berkapasitas 2.500 liter. Kendaraan-kendaraan bekas pakai ini tentu tidak asal berikan. Pram menegaskan bahwa semua unit telah melalui pengecekan menyeluruh. "Kondisinya sudah optimal," sambungnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan per 31 Maret 2026
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas