Data teknisnya, gempa pertama terjadi pukul 09.11 WIB dengan pusat di 18 kilometer timur laut Agam. Kedalamannya sekitar 10 kilometer. Hanya berselang empat menit, bumi kembali bergetar dengan kekuatan yang sedikit lebih besar.
Di sisi lain, kabar baik datang dari pihak berwenang. Abdul Ghafur, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, menyatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan atau rumah yang serius.
"Tidak ada laporan kerusakan bangunan dan kita masih melakukan pendataan," jelas Ghafur.
Meski begitu, timnya di lapangan tak lantas berpangku tangan. Mereka aktif melakukan pendataan ke setiap pemerintah nagari untuk memastikan tidak ada dampak yang terlewat. Situasi memang sudah mereda, tapi kewaspadaan tetap dijaga.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Ujian Berat Lawan Bulgaria di Final FIFA Series
Dugaan Nepotisme Warnai Usulan Penerima Bedah Rumah di Desa Nagauleng, Bone
Polemik 41 Dapur MBG di Sulsel: Aturan Dilanggar, Janji Penertiban Menguap
Veda Ega Pratama Catat Lap Tercepat, Tapi Jatuh di Moto3 Amerika Serikat