JAKARTA – Sorotan tajam mengarah ke Ramadhan Sananta usai Timnas Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di SUGBK, Jumat malam lalu. Meski skor akhir gemilang, banyak yang justru mempersoalkan peluang-peluang yang ‘gagal’ diubah sang striker menjadi gol. Suasana ini rupanya memantik reaksi pelatih John Herdman.
Herdman tak menyembunyikan rasa kesalnya. Dengan nada tegas, dia menyebut serangan kritik, terutama di media sosial, terhadap Sananta sudah keterlaluan dan sama sekali tidak pantas.
“Kami membutuhkan Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang dia terima,” ucap Herdman.
Bagi pelatih asal Inggris itu, menilai seorang penyerang hanya dari angka di papan skor adalah cara pandang yang sempit. Sananta, menurutnya, punya peran yang jauh lebih kompleks dalam skema permainan tim. Dedikasinya di lapangan tak perlu diragukan lagi.
“Dia pemain yang selalu memberikan segalanya untuk Indonesia. Dia bermain dengan hati,” tegasnya.
Memang, kontribusi seorang striker tak selalu terlihat jelas. Herdman lalu menjabarkan, pergerakan Sananta justru krusial untuk mengacak-acak pertahanan lawan. Dia yang menjadi ujung tombak pressing, membuka ruang, dan mengalihkan perhatian bek sehingga rekan-rekannya punya celah.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Alami Kecelakaan di Moto3 AS, Kondisi Dinyatakan Baik-baik Saja
Veda Ega Gagal Finis di Moto3 AS Usai Kecelakaan di Lap Kelima
Veda Pratama Merosot ke Peringkat 7 Usai Gagal Finis di Moto3 AS
Prancis Tuntaskan Masa Uji Coba dengan Kemenangan Telak atas Kolombia