Suara keras kembali dilontarkan Habib Rizieq Shihab. Kali ini, sang imam besar menyoroti sikap seorang menteri yang dianggapnya meremehkan bantuan dari Malaysia untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Menurut Rizieq, sikap itu tak lebih dari bentuk kesombongan yang tak pantas. Baginya, niat baik tetangga serumpun itu harusnya disambut dengan terima kasih, bukan dicibir.
Ceramahnya mengupas pernyataan pejabat yang menolak bantuan dengan alasan pemerintah masih mampu. Rizieq geram. Ia mempertanyakan klaim itu dengan nada retoris, mengajak jamaahnya membayangkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Baginya, situasi yang masih memprihatinkan itu justru menjadi alasan kuat untuk membuka tangan. "Jangan malu, jangan malu, saudara," serunya. Namun begitu, yang terjadi malah sebaliknya. Ada menteri, sindir Rizieq, yang malah menganggap remeh bantuan dari Malaysia. "Ada lagi menteri, bahkan ngeremehin bantuan Malaysia nggak seberapa. Cilik itu, kecil. Sombongnya Saudara," ucapnya.
Di sisi lain, Rizieq menekankan pentingnya menghargai setiap niat baik. Malaysia, sebagai tetangga, telah menunjukkan iktikadnya. Sekecil apapun bantuan itu, rasa terima kasih adalah respons yang wajar. Justru meremehkannya adalah sikap yang tak patut.
Artikel Terkait
Nelayan di Pacitan Tewas Diduga Terseret Ombak Saat Melaut
Ragnar dan Verdonk Pulang Bareng ke Eropa, Bawa Misi Berbeda ke Klub Masing-masing
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027
Kebakaran Ruko di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita 2 Tahun