Di Desa Bonandolok, Kabupaten Tapanuli Tengah, upaya pencarian korban longsor belum berhenti. Baru-baru ini, personel Brimob Polda Sumut bersama Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban lagi. Operasi ini adalah kelanjutan dari kerja keras mereka pascabencana, yang dilakukan tanpa henti.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, proses evakuasi berjalan cepat. Semua pihak terlibat dengan koordinasi yang solid. Tentu saja, kecepatan ini tetap mengutamakan aspek kemanusiaan dan keselamatan.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan hal ini.
“Penanganan bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri,” ujarnya.
Dia melanjutkan, kerja di lapangan ini menunjukkan dedikasi personelnya. Bagi Brimob Polda Sumut, misi kemanusiaan seperti ini berjalan beriringan dengan tugas utama menjaga keamanan.
"Kami berkomitmen untuk terus hadir, bekerja sama dengan seluruh pihak, serta memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang layak dan manusiawi," tegas Erdi.
Di sisi lain, cuaca dan kondisi medan yang sulit kerap menjadi tantangan tersendiri. Namun begitu, semangat untuk menemukan dan mengevakuasi korban tetap menjadi prioritas utama bagi semua yang terlibat.
Artikel Terkait
Petani Papua Siap Bergabung dalam Program Cetak Sawah, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp5 Triliun
Guru Besar Hukum UI Kritik Gaya Kepemimpinan Prabowo: Presiden Dinilai Abaikan Peran Teknokrat dan Birokrasi Kemlu
Guru Besar UI Kritik Ketidakselarasan Kebijakan Luar Negeri Prabowo dengan Aspirasi Publik
Pemerintah Siapkan Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis dan Dorong Ekonomi Restoratif