Ustadz Hafidin Achmad Luthfie menyampaikan keprihatinan yang dalam. Menurutnya, di Konoha, kezaliman sudah merata dan sistemik. Ini bukan cuma soal di pusat kekuasaan, tapi menjalar sampai ke pelosok daerah.
Melihat kondisi seperti ini, rasa pesimisnya sulit dihindari. Arah perjalanan negeri ini, katanya, bikin khawatir. Yang paling ia pikirkan adalah masa depan anak cucu kita nanti. Apa yang akan mereka warisi?
Di sisi lain, ia mengingatkan kita pada sebuah prinsip yang relevan. Ucapan ini dinukil oleh Ibnu Taimiyyah dalam Kitab As-Siyasah Asy-Syar'iyyah, dari sebagian ulama terdahulu.
إن الله يقيم الدولة العادلة وإن كانت كافرة، ولا يقيم الظالمة وإن كانت مسلمة
Artinya kurang lebih begini: Allah akan menegakkan negara yang adil, meskipun negara itu kafir. Sebaliknya, negara yang zalim tak akan pernah benar-benar tegak, walau mengaku sebagai negara Muslim.
Pernyataan itu sederhana, tapi maknanya berat. Seolah memberi peringatan, bahwa keadilan adalah pondasi yang tak bisa ditawar. Lebih penting dari sekadar label atau pengakuan semata.
Artikel Terkait
Gerindra Syukur 18 Tahun, Dasco Tekankan Kaderisasi dan Kedekatan dengan Rakyat
Program Makan Bergizi Tetap Berjalan di Bulan Puasa dengan Mekanisme Disesuaikan
MK Gelar Sidang Uji Materi Pasal KUHP Baru yang Dikhawatirkan Kriminalisasi Kritik
Anggota DPR Kritik Target Konsumsi Susu Anak, Sebut Statistik Bohong