Keadilan atau Keimanan? Ustadz Hafidin Ingatkan Fondasi Negara yang Hakiki

- Senin, 22 Desember 2025 | 06:00 WIB
Keadilan atau Keimanan? Ustadz Hafidin Ingatkan Fondasi Negara yang Hakiki

Ustadz Hafidin Achmad Luthfie menyampaikan keprihatinan yang dalam. Menurutnya, di Konoha, kezaliman sudah merata dan sistemik. Ini bukan cuma soal di pusat kekuasaan, tapi menjalar sampai ke pelosok daerah.

Melihat kondisi seperti ini, rasa pesimisnya sulit dihindari. Arah perjalanan negeri ini, katanya, bikin khawatir. Yang paling ia pikirkan adalah masa depan anak cucu kita nanti. Apa yang akan mereka warisi?

Di sisi lain, ia mengingatkan kita pada sebuah prinsip yang relevan. Ucapan ini dinukil oleh Ibnu Taimiyyah dalam Kitab As-Siyasah Asy-Syar'iyyah, dari sebagian ulama terdahulu.

إن الله يقيم الدولة العادلة وإن كانت كافرة، ولا يقيم الظالمة وإن كانت مسلمة

Artinya kurang lebih begini: Allah akan menegakkan negara yang adil, meskipun negara itu kafir. Sebaliknya, negara yang zalim tak akan pernah benar-benar tegak, walau mengaku sebagai negara Muslim.

Pernyataan itu sederhana, tapi maknanya berat. Seolah memberi peringatan, bahwa keadilan adalah pondasi yang tak bisa ditawar. Lebih penting dari sekadar label atau pengakuan semata.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar