Sabtu (20/12) lalu, Jusuf Kalla tampak berdiri di tengah lumpur dan sisa-sisa kerusakan di Kelurahan Koto, Kota Padang. Mantan Wakil Presiden yang kini menjabat Ketua Umum PMI itu datang langsung untuk meninjau dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pauh itu. Situasinya memang memprihatinkan.
Dari pantauannya, JK menilai penanganan darurat harus segera dilakukan. Tapi, ada satu hal yang menurutnya tak bisa diabaikan: tumpukan kayu di sungai. Rupanya, kayu-kayu itulah yang memperparah kerusakan saat banjir menerjang.
"Banjir ini menimbulkan kerusakan yang cukup besar," ujarnya di lokasi.
Ia lantas menjelaskan, "Salah satu penyebabnya adalah banyaknya kayu yang masuk ke sungai akibat perubahan lingkungan di bagian atas. Ini harus segera diselesaikan, terutama pada tahap ini, bulan ini dan bulan depan."
Bagi JK, persoalannya tak cuma soal hujan deras. Perubahan lingkungan di hulu diduga jadi pemicu utama. Banyak kayu terbawa arus dan akhirnya menyumbat aliran sungai, membuat air meluap tak terkendali. Nah, soal kayu-kayu itu, penanganannya harus sistematis. Jangan ditunda-tunda.
Artikel Terkait
Pemerintah Pacu Pembentukan Badan Pengawas Data Pribadi, Targetkan Perpres 2026
Sepuluh Ribu Rupiah yang Tak Terbeli: Ketika Sebatang Pena Menjadi Harga Sebuah Nyawa
HNW Pertanyakan Nasib Kampung Haji dalam RKAT BPKH 2026
Prabowo dan Alarm Demokrasi: Ketika Kritik Dikira Ancaman