Ia menekankan, pencapaian ini tak lepas dari ketahanan rakyat Suriah yang bertahan selama 14 tahun penuh kepedihan pengungsian, kehilangan, dan serangan yang tak terhitung jumlahnya. Al-Sharaa secara khusus menyebut korban serangan kimia, mereka yang terpaksa mengungsi, bahkan yang hilang di lautan dalam upaya mencari suaka.
Di sisi lain, ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pemimpin dunia. Presiden AS Donald Trump dan Kongres Amerika mendapat ucapan terima kasih khusus. Tak ketinggalan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani juga disebut sebagai pihak yang memberikan dukungan krusial. Dukungan dari negara-negara Arab, Islam, dan Eropa lainnya turut ia akui.
Pesan utamanya sederhana namun kuat: era penderitaan akhirnya berakhir. Sekarang, waktunya membangun kembali.
أهنئ الشعب السوري بهذا اليوم التاريخي، الذي تُوِّجت فيه سنوات الصبر والتضحيات برفع العقوبات عن سوريا.
بإرادة السوريين ودعم الأشقاء والأصدقاء، طُويت صفحة المعاناة وبدأت مرحلة البناء.
يدًا بيد نمضي نحو مستقبل يليق بشعبنا ووطننا. pic.twitter.com/O2mPjzh1rU𝗔𝗹-𝗦𝗵𝗮𝗿𝗮𝗮 𝗠𝗮𝗿𝗸𝘀 𝗟𝗶𝗳𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗼𝗳 𝗦𝗮𝗻𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀 𝗶𝗻 𝗔𝗱𝗱𝗿𝗲𝘀𝘀 𝗳𝗿𝗼𝗺 𝗠𝗼𝘂𝗻𝘁 𝗤𝗮𝘀𝗶𝗼𝘂𝗻
Syrian President Ahmad al-Sharaa:
📌 Today marks Syria’s first day without sanctions, after years of patience, sacrifice, and resilience by the Syrian… pic.twitter.com/5Ijs05SHJf
Artikel Terkait
Perjalanan Pagi Berujung Maut: Ibu Tewas, Dua Anak Selamat dalam Kecelakaan di Medan
Ulama dan Tokoh Nasional Tolak Mentah-Mentah Inisiatif Perdamaian Trump
Ramadan di Maskam UGM: 1.500 Porsi Mewah dan Ceramah Para Tokoh Nasional
Badung Desak Satgas Nasional Atasi Sampah yang Serang Pantai Bali