Hari Selasa pagi (3/2) berakhir tragis bagi Sutiani (48). Ia meninggal dunia setelah motor Yamaha NMAX yang dikendarainya menabrak sebuah pohon. Dua anaknya yang dibonceng, berusia 17 dan 10 tahun, selamat meski mengalami luka-luka. Saat kejadian, Sutiani tengah mengantar mereka berangkat sekolah.
Menurut sejumlah saksi, kejadian di Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang, itu terjadi sekitar pukul 06.42 WIB. Motor itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng ke kiri dan menghantam pohon di bahu jalan. Imbasnya cukup keras motor itu pun terlempar dan nyungsep ke dalam parit.
Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Jefriadi Silaban, menjelaskan kronologinya.
"Sepeda motor mengarah ke kiri kemudian menabrak pohon yang berada di bahu jalan hingga sepeda motor nyungsep atau masuk ke parit,"
Dia menambahkan, kondisi Sutiani sudah tidak bergerak lagi saat ditemukan warga.
"Dari warga sekitar, pengendara sudah tidak ada bergerak lagi setelah terjadinya kecelakaan tersebut dan sepeda motor dinaikkan oleh warga dari atas parit,"
Warga sekitar langsung beraksi, berusaha menolong. Mereka mengangkat motor dari parit. Sementara kedua anak korban, yang masih shock dan terluka, segera dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
Pagi itu, rutinitas warga diubah oleh surau rembes dan keriuhan warga. Sebuah perjalanan singkat nan biasa, tiba-tiba berubah jadi malapetaka. Kini, yang tersisa hanya duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 22 Kg Kokain dari Jaringan Internasional
Residivis Bebas Bersyarat Kembali Ditangkap usai Perkosa Mahasiswi di Kulonprogo
Pria Nekat Panjat Tower 52 Meter di Bandar Lampung, Dievakuasi Usai Negosiasi 2 Jam
Mahfud MD Soroti Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Publik Pertanyakan Eksekusi Vonis yang Tak Jalan