Pria Nekat Panjat Tower 52 Meter di Bandar Lampung, Dievakuasi Usai Negosiasi 2 Jam

- Kamis, 25 Juni 2026 | 00:45 WIB
Pria Nekat Panjat Tower 52 Meter di Bandar Lampung, Dievakuasi Usai Negosiasi 2 Jam

Seorang pria nekat memanjat tower telekomunikasi setinggi 52 meter di kawasan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Seneng, Bandar Lampung, pada Rabu siang. Aksi yang berlangsung tegang itu berakhir setelah hampir dua jam upaya negosiasi, dan pria tersebut akhirnya bersedia turun dalam keadaan selamat.

Pria itu diketahui bernama Mursalin Candra, 25 tahun. Ia bertahan di puncak tower selama beberapa jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Kejadian ini pertama kali diketahui saat warga melihatnya berada di atas tower setinggi puluhan meter. Karena khawatir aksi tersebut merupakan percobaan bunuh diri, warga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat keamanan setempat.

Tak lama setelah laporan diterima, tim gabungan bersama Basarnas Lampung langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, petugas melakukan pendekatan secara persuasif untuk menenangkan kondisi korban yang saat itu berada dalam keadaan emosional tidak stabil. Komunikasi terus dilakukan agar korban bersedia turun dengan aman.

Proses pendekatan berlangsung cukup lama. Petugas bahkan meminta bantuan istri korban untuk membujuk melalui komunikasi jarak jauh menggunakan handy talky. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, aksi nekat korban diduga dipicu tekanan psikologis akibat persoalan rumah tangga. Korban disebut mengalami depresi dan takut akan ditinggalkan oleh istrinya.

Setelah hampir dua jam upaya negosiasi dan pendekatan, korban akhirnya berhasil dibujuk untuk turun dari tower. Suasana haru langsung menyelimuti lokasi saat petugas berhasil menjangkau korban dan membawanya ke bawah dalam kondisi selamat.

Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Sumaryansyah, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama tim dan komunikasi yang baik dengan korban.

“Seorang pria naik ke tower kemudian Bhabinkamtibmas melapor untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Seusai dievakuasi, korban langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags