Persib Bandung kembali melakukan perombakan skuad jelang musim 2026/2027. Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi melepas penyerang asal Spanyol, Sergio Castel Martinez, yang tidak kunjung menunjukkan performa impresif sepanjang setengah musim kebersamaannya. Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajemen Persib melalui laman resmi klub pada Selasa (23/6/2026).
Sergio Castel direkrut pada pertengahan musim Super League 2025/2026 ketika Persib membutuhkan tambahan daya gedor di lini depan. Namun, pemain berusia 31 tahun itu gagal memenuhi ekspektasi. Sepanjang membela Persib, ia hanya tampil dalam enam pertandingan dan tidak mampu mencetak satu gol pun. Statistik tersebut menjadi catatan paling pahit sepanjang karier sang penyerang di Indonesia.
Perombakan Skuad Masif di Bawah Igor Tolic
Kepergian Sergio Castel menjadi sinyal paling jelas bahwa era kepelatihan Igor Tolic akan diiringi perubahan besar di tubuh Persib. Pelatih asal Kroasia yang resmi ditunjuk pada akhir Mei 2026 itu langsung bergerak cepat membentuk skuad sesuai visinya. Keputusan menunjuk Tolic sendiri merupakan langkah strategis setelah Bojan Hodak memutuskan naik jabatan menjadi technical advisor.
Sergio tercatat sebagai pemain asing ketiga yang meninggalkan Persib dalam waktu singkat. Sebelumnya, bek kiri asal Prancis Layvin Kurzawa dipastikan tidak mendapat perpanjangan kontrak setelah masa peminjamannya berakhir. Sementara itu, bek Italia Federico Barba memilih mengakhiri kebersamaan dengan Maung Bandung setelah kontraknya habis. Dua nama itu sempat menjadi pilar penting di lini belakang Persib.
"Kami menghormati dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan Sergio selama menjadi bagian dari Persib," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dikutip dari laman resmi klub. "Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan pihak Sergio, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim berikutnya," ujarnya.
Tak hanya pemain asing, perombakan juga menyentuh sektor pemain lokal. Bek Dewangga baru-baru ini memutuskan meninggalkan Persib dan langsung bergabung dengan Arema FC. Langkah ini menunjukkan bahwa Tolic benar-benar menyusun ulang komposisi tim dari berbagai lini.
Produktivitas Lini Depan Jadi Pekerjaan Rumah
Kepergian Sergio Castel menyisakan satu celah di lini depan Persib yang sepanjang musim lalu kurang tajam. Maung Bandung hanya mampu mencetak 59 gol sepanjang Super League 2025/2026. Catatan tersebut berada di bawah Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Malut United, dan Borneo FC yang produktivitasnya lebih tinggi.
Meski lini depan kurang produktif, Persib tetap mampu mengamankan gelar juara Super League 2025/2026. Pasukan Igor Tolic mengoleksi poin yang sama dengan Borneo FC Samarinda, tetapi unggul head-to-head sehingga berhak mengangkat trofi ketiga secara beruntun. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan dominasi Persib di era modern kompetisi tertinggi Indonesia.
Menariknya, produktivitas gol yang rendah tidak menghalangi Persib mempertahankan supremasi. Beckham Putra dan kolega menunjukkan soliditas di sektor lain yang cukup untuk menjaga konsistensi sepanjang musim. Lini pertahanan yang kokoh menjadi kunci utama keberhasilan Maung Bandung mengamankan gelar juara.
Slot Asing Tambahan dan Rencana Rekrutan Baru
Dengan perginya Sergio Castel, Persib kini memiliki satu slot pemain asing yang bisa dimanfaatkan untuk mencari penyerang baru. Manajemen klub diprediksi akan bergerak cepat mengamankan amunisi segar menjelang kompetisi Super League musim depan dan ajang Asia. Persib dipastikan akan tampil di kompetisi antar klub Asia musim 2026/2027 setelah sukses meraih gelar juara.
Beredar kabar bahwa Persib tengah mengincar seorang winger asal Bosnia untuk mengisi lini serang. Langkah ini semakin memperkuat indikasi bahwa skuad Maung Bandung akan tampil dengan wajah baru di musim 2026/2027. Publik Bobotoh tentu berharap rekrutan anyar nantinya mampu menjawab kebutuhan tim di lini depan.
"Hatur nuhun, Sergio Castel Martinez, atas segala kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan untuk Persib. Semoga sukses dan meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya," tutup Adhitia Putra Herawan dalam pernyataan resmi klub.
Perombakan besar yang dilakukan Igor Tolic menunjukkan ambisi Persib untuk tetap kompetitif di level tertinggi. Dengan satu slot asing yang tersisa, publik menantikan siapa nama yang akan mendarat di Bandung untuk memperkuat lini depan Maung Bandung musim depan. Momentum ini sekaligus menjadi ujian pertama bagi Tolic dalam membangun identitas tim barunya.
Artikel Terkait
Skotlandia di Ambang Sejarah: Laga Hidup Mati Melawan Brasil di Grup C Piala Dunia 2026
Miami Berubah Warna: Suporter Skotlandia Banjiri South Beach Demi Laga Hidup Mati Lawan Brasil
Swiss vs Kanada di Puncak Grup B: Duel Hidup Mati Perebutan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil Hadapi Skotlandia di Laga Penentu Grup C, Kepercayaan Publik di Level Terendah