Badung Desak Satgas Nasional Atasi Sampah yang Serang Pantai Bali

- Selasa, 03 Februari 2026 | 19:12 WIB
Badung Desak Satgas Nasional Atasi Sampah yang Serang Pantai Bali

Masalah sampah di pantai-pantai Bali, terutama di Badung, sudah jadi pemandangan yang memprihatinkan. Gelombang kerap membawa tumpukan sampah ke bibir pantai, merusak pemandangan dan mengancam ekosistem. Pemerintah Kabupaten Badung pun angkat bicara, mendesak dibentuknya Satuan Tugas Nasional Penanganan Sampah. Harapannya jelas: penanganan yang lebih serius dan terkoordinasi dari pusat.

Menurut mereka, satgas nasional ini penting untuk mencegah sampah dari wilayah lain seperti Sumatera dan Jawa berakhir di lautan dan akhirnya terdampar di Bali. Selama ini, Badung kerap jadi 'tempat pembuangan' akhir sampah kiriman dari laut.

“Kalau ada satgas di tingkat provinsi tentu akan terintegrasi, bisa menjaga sungai sehingga sampah-sampah tidak sampai ke laut,” kata Anak Agung Gede Dalem, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 Dinas LHK Badung.

Ia menambahkan, “Bahkan kalau Presiden kemudian membentuk satgas nasional, itu lebih bagus lagi.”

Pernyataan itu disampaikannya di Pantai Kuta, Selasa lalu. Dalem menekankan bahwa penanganan sampah mustahil dilakukan sendirian. Butuh kolaborasi semua pihak.

“Harapan kami ini bisa terintegrasi. Kalau hanya kami dari pemerintah daerah tentu kesulitan,” ujarnya. Alasannya sederhana namun mendasar: sampah bukan cuma dihasilkan oleh pemda dan warganya sendiri. Sampah laut adalah masalah bersama yang datang dari mana saja.

Di sisi lain, rencana serupa juga digulirkan di tingkat provinsi. Gubernur Bali, Wayan Koster, berencana membentuk satgas sendiri untuk membersihkan pantai-pantai di Bali. Rencana ini bukan tanpa pemicu.

Persoalan ini sebelumnya disoroti langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah rapat koordinasi nasional.

“Karena itu, dengan arahan Bapak Presiden tadi, kami akan segera mengumpulkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pendidikan, serta melibatkan TNI dan Polri,” jelas Koster di Sentul, Bogor, Senin lalu.

“Saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai. Begitu sampah datang, langsung bisa dibersihkan.”

Jadi, ada dua level pemerintah kabupaten dan provinsi yang sepakat soal urgensi satgas. Yang satu memandang ke hulu, meminta intervensi nasional. Yang lain fokus pada respons cepat di lokasi. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menyelaraskan kedua langkah ini agar tidak tumpang-tindih, dan justru menghasilkan solusi yang komprehensif. Laut Bali butuh aksi nyata, bukan sekadar wacana.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar