Nah, sekarang bagaimana? Selamat Ginting menekankan, pemerintah harus tegas. “Hubungan diplomatik jangan sampai mengaburkan pelanggaran hukum oleh individu atau korporasi. Justru dengan penegakan hukum yang jelas, posisi Indonesia sebagai negara berdaulat akan semakin kuat,” tegasnya.
Ia menambahkan, ancaman terhadap keamanan nasional tak selalu datang dari serangan militer konvensional. Kadang datang dari hal-hal seperti ini.
Saat ini, puluhan WNA China yang terlibat sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang. Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamalulael, mengonfirmasi hal itu.
“Pemeriksaan sedang dilakukan oleh pihak Imigrasi. Tim dari Pontianak dan pusat juga turun langsung ke lokasi,” kata Jamalulael.
Untuk proses hukum selanjutnya, pihak TNI mempercayakannya sepenuhnya kepada imigrasi dan kepolisian. Langkah yang diharapkan bisa membawa keadilan tanpa tedeng aling-aling.
Artikel Terkait
Kilas Balik 22 Maret: Dari Arca Buddha Zamrud hingga Letusan Gunung Redoubt
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi