Pesta Pernikahan Mewah Mbah Tarman Dibongkar: Mobil Sewaan Digadaikan, Uangnya Dihamburkan ke Tamu

- Minggu, 14 Desember 2025 | 15:10 WIB
Pesta Pernikahan Mewah Mbah Tarman Dibongkar: Mobil Sewaan Digadaikan, Uangnya Dihamburkan ke Tamu

Cerita pernikahan Mbah Tarman dan Shela Arika di Pacitan ternyata menyimpan kisah yang cukup rumit. Polisi akhirnya mengungkap fakta mengejutkan: mobil Avanza Veloz yang digunakan untuk acara itu ternyata hasil sewaan, dan sudah digadaikan oleh Mbah Tarman ke seorang tetangga.

Nilai gadainya tidak main-main, mencapai Rp 50 juta. Uang segitu didapatkan Mbah Tarman sebelum resepsi digelar.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menjelaskan kronologinya. Setelah pesta usai, pemilik rental dari Ponorogo datang untuk mengambil mobilnya. Nah, di sinilah masalah mulai muncul.

"Begitu mobil diambil pemilik rental, ya tetangga Shela yang memberi uang Rp 50 juta itu pasti tidak terima," ujar Ayub.

Dia melanjutkan, untuk menenangkan situasi, keluarga dari calon mempelai wanitalah yang turun tangan.

"Akhirnya, pihak keluarga wanita lagi yang bertanggung jawab. Mereka memberikan jaminan pengganti, berupa sertifikat tanah, kepada tetangga tersebut," jelasnya.

Lalu, uang hasil gadai mobil tadi digunakan untuk apa? Ternyata, sebagian besar dibagikan langsung ke tamu undangan. Dalam resepsi yang ramai itu, Mbah Tarman disebut-sebut membagikan uang Rp 100 ribu kepada setiap orang yang hadir. Total yang dibagikan mencapai Rp 30 juta. Gestur itu, menurut polisi, menjadi salah satu cara untuk meyakinkan semua pihak tentang keseriusan dan 'kecakapan' Mbah Tarman.

"Itu fakta. Mungkin itu yang membuat warga dan keluarga Shela yakin, sehingga cek fantastis senilai Rp 3 miliar itu dianggap bisa dicairkan. Padahal, nyatanya cek itu palsu dan tak mungkin diuangkan," tambah Ayub.

Menariknya, pihak rental mobil memilih jalur damai. Dua hari pasca pernikahan, mereka melacak dan menemui Mbah Tarman. Alih-alih melaporkan ke polisi, mereka hanya meminta mobilnya dikembalikan. Kasus gadai mobil antar warga ini pun akhirnya terungkap ke permukaan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar