Tim khusus Unit Penjinak Bom (Jibom) dari Satuan Brimob Polda Jawa Barat pun segera diterjunkan. Mereka datang untuk melakukan pemeriksaan dan pengamanan awal di lokasi.
Di sisi lain, pihak gereja tampaknya masih mencoba memahami situasi. John Rizal Purba, Ketua Majelis GKPS Bandung Timur, menyebut bahwa malam sebelum penemuan, gereja dalam keadaan sepi. Tak ada aktivitas ibadah atau kegiatan lain sama sekali.
“Kalau tadi malam tidak ada kegiatan apa pun,” katanya.
Karena itu, mereka belum bisa memastikan kapan persisnya benda itu diletakkan di sana.
Menyikapi kejadian ini, gereja mengimbau jemaatnya untuk tetap tenang. Namun begitu, kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama saat akan ada kegiatan ibadah. Situasi memang belum jelas betul.
Sampai saat ini, proses penanganan oleh aparat masih berlangsung. Mereka bekerja untuk memastikan apa sebenarnya benda mencurigakan itu dan seberapa besar ancamannya. Warga setempat hanya bisa menunggu, berharap situasi segera berakhir tanpa insiden. (")
Artikel Terkait
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan
Tiran Group Gelar Salat Id dan Santunan di Makassar, Pererat Kebersamaan
Mentan Amran Rayakan Idulfitri dan Dengarkan Aspirasi Warga di Kampung Halaman Bone
Menag Ajak Umat Islam Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial di Idulfitri