Di tengah seminar mitigasi bencana yang digelar DPP PDIP dan BAGUNA di Jakarta International Equestrian Park, Jumat (19/12), Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti satu hal krusial: kecepatan. Baginya, respons yang gesit bukan cuma untuk bencana besar seperti banjir atau longsor yang baru terjadi di Sumatera, tapi juga untuk hal seperti kebakaran.
Namun begitu, ada satu hal yang membuatnya jengkel. Menurut pengamatannya, respons pemadam kebakaran di lapangan masih terasa lambat. Waktu tempuh mereka menuju lokasi dinilainya belum memadai.
"Seperti sekarang saya jengkel apa, Damkar itu. Kalau ada kebakaran kan kedengeran ngoang ngoeng,"
ucap Megawati, menirukan suara sirine.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe