Di tengah seminar mitigasi bencana yang digelar DPP PDIP dan BAGUNA di Jakarta International Equestrian Park, Jumat (19/12), Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti satu hal krusial: kecepatan. Baginya, respons yang gesit bukan cuma untuk bencana besar seperti banjir atau longsor yang baru terjadi di Sumatera, tapi juga untuk hal seperti kebakaran.
Namun begitu, ada satu hal yang membuatnya jengkel. Menurut pengamatannya, respons pemadam kebakaran di lapangan masih terasa lambat. Waktu tempuh mereka menuju lokasi dinilainya belum memadai.
"Seperti sekarang saya jengkel apa, Damkar itu. Kalau ada kebakaran kan kedengeran ngoang ngoeng,"
ucap Megawati, menirukan suara sirine.
Sebagai sosok di balik pembentukan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) di partainya, Megawati punya penekanan khusus. Ia meyakini bahwa momen pertama setelah kejadian adalah kunci. Penanganan setiap bencana memang tak bisa disamaratakan, tapi prinsip kecepatan itu mutlak.
"Jadi mesti selalu dihitung, saya tuh sampai menit, menit,"
tambahnya, menegaskan betapa detailnya ia memandang persoalan waktu ini. Bagi Megawati, hitungan menit bisa berarti segalanya.
Artikel Terkait
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram
Kajati Sulsel Setujui Penghentian Penuntutan Anggota Polri Terduga Pelaku KDRT Lewat Keadilan Restoratif