“Huntara [hunian sementara] dan huntap [hunian tetap] telah mulai dibangun di berbagai lokasi dengan proses pendataan penerima manfaat, penyiapan lahan, konstruksi awal dari kerja sama berbagai pihak,” kata dia.
Pembangunan ini diakselerasi lewat kolaborasi. TNI dan Polri turun tangan. Di Aceh, progresnya cukup menggembirakan.
“TNI, Polri, semuanya membantu. Di Aceh, kemajuan pembangunan juga membantu terus berjalan,” ucap Pratikno.
Ia mencontohkan, Lhokseumawe memilih skema yang lebih permanen. Sementara di tempat lain, hunian sementara dibangun dengan target penyelesaian yang cepat.
“Lhokseumawe sudah ditetapkan langsung ke skema Huntap. Kabupaten Pidie sudah membangun beberapa unit Huntara dengan target secepatnya selesai,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Analis Data ITB Siap Bawa Pendekatan Ilmiah ke Timnas Indonesia
Farhat Abbas Buka Suara: Ada Rekaman Eggi Sudjana Ingin Damai Soal Kasus Ijazah Jokowi
Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas, Ungkap Skema IPO Bodong hingga Reksadana Palsu
Dari Kritik Pedas ke Juru Bicara: Jejak Digital yang Menghantui Para Politisi PSI