“Huntara [hunian sementara] dan huntap [hunian tetap] telah mulai dibangun di berbagai lokasi dengan proses pendataan penerima manfaat, penyiapan lahan, konstruksi awal dari kerja sama berbagai pihak,” kata dia.
Pembangunan ini diakselerasi lewat kolaborasi. TNI dan Polri turun tangan. Di Aceh, progresnya cukup menggembirakan.
“TNI, Polri, semuanya membantu. Di Aceh, kemajuan pembangunan juga membantu terus berjalan,” ucap Pratikno.
Ia mencontohkan, Lhokseumawe memilih skema yang lebih permanen. Sementara di tempat lain, hunian sementara dibangun dengan target penyelesaian yang cepat.
“Lhokseumawe sudah ditetapkan langsung ke skema Huntap. Kabupaten Pidie sudah membangun beberapa unit Huntara dengan target secepatnya selesai,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Antrean Kendaraan Mulai Mengular di Bakauheni Jelang Puncak Arus Balik Lebaran
Semifinal Lomba Domino IKATSI Unhas Berlangsung Sengit di Unhas Hotel
Harga Emas Batangan di Pegadaian Masih Stabil di Awal Pekan
Hiu Penjemur Raksasa Muncul di Perairan Dekat Pelabuhan Makassar