Pagi itu, Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan kembali menjadi tujuan. Dua orang dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) tiba pada Jumat (19/12), disusul kemudian oleh pihak-pihak lain. Mereka adalah bagian dari enam orang yang terjaring operasi tangkap tangan KPK di Kalimantan Selatan sehari sebelumnya.
Menurut pantauan di lokasi, kedatangan mereka berurutan. Orang pertama sampai sekitar pukul 08.19 WIB. Hanya berselang empat menit, tepatnya pukul 08.23 WIB, seorang lagi menyusul. Tanpa banyak basa-basi, keduanya langsung diantar masuk ke ruang pemeriksaan.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan hal ini. Ia menyebut bahwa selain dua jaksa, ada pula pihak swasta yang turut diamankan.
“Pagi ini para pihak yang diamankan dalam kegiatan penangkapan di wilayah Kalimantan Selatan tiba di gedung Merah Putih KPK, di antaranya yaitu 2 orang dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara,” jelas Budi, Jumat lalu.
Operasi ini ternyata tidak hanya menyita orang. Tim KPK juga menyita barang bukti yang cukup mencengangkan: uang tunai yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Nilainya yang besar tentu menambah bobot kasus ini.
“Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang tunai ratusan juta rupiah,” tambah Budi.
Nah, soal motifnya, KPK punya dugaan awal. Menurut Budi, pihaknya sedang mendalami kemungkinan tindak pemerasan. Pemeriksaan intensif sedang digelar untuk menguak lebih dalam.
“Pihak-pihak tersebut selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara intensif, di mana dugaan awalnya adalah tindak pemerasan,” paparnya.
Kini, waktu berjalan. KPK punya batas satu kali dua puluh empat jam sejak penangkapan untuk menentukan status mereka, apakah nantinya akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. Sampai berita ini diturunkan, para pihak yang diamankan tersebut belum memberikan keterangan sama sekali. Situasinya masih tegang, dan kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
DPR Gelar Fit and Proper Test untuk Calon Anggota Pengganti BP LPS
Abdul Hayat Gani Pimpin Perindo Sulsel, Komitmen Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional
Polda Kalbar Musnahkan 12 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Narkoba
Mahfud MD Apresiasi Prabowo Undang Tokoh Kritis untuk Jembatani Kesenjangan Informasi