MURIANETWORK.COM - PSM Makassar menghadapi ujian berat dalam lanjutan Super League 2025/2026. Tim berjuluk Juku Eja itu akan berjumpa PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu (8/2/2026), dalam kondisi mendesak untuk mengakhiri tren tujuh laga tanpa kemenangan. Pertandingan ini menjadi penentu krusial bagi upaya bertahan mereka di kasta tertinggi kompetisi.
Modal Psikologis dan Kondisi Lawan
Di tengah tekanan, PSM ternyata membawa beberapa modal berharga ke Sleman. Secara historis, catatan mereka cukup baik dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga pertemuan terakhir melawan PSBS Biak. Rekor ini diharapkan dapat memberikan suntikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Tomas Trucha.
Faktor lain yang dinilai menguntungkan adalah lokasi pertandingan. Meski berstatus laga tandang, PSM tidak perlu berhadapan dengan atmosfer mencekam di kandang asli PSBS di Papua. Sepanjang musim ini, Badai Pasifik memilih Stadion Maguwoharjo sebagai markas, yang berarti dukungan suporter tuan rumah tidak akan seintensif di Biak. Hal ini sedikit meredakan beban psikologis bagi pemain Makassar.
Kondisi lawan juga sedang tidak ideal. PSBS Biak, klub promosi yang kini terbelit masalah finansial serius, bahkan terkena FIFA Registration Ban. Sanksi ini membuat mereka tak bisa merekrut pemain baru di putaran kedua, sehingga komposisi skuad tidak mengalami penguatan berarti. Situasi ini tentu menjadi peluang yang harus dimanfaatkan PSM secara maksimal.
Kritik dari Dalam: Hilangnya Identitas dan Konsistensi
Namun, peluang itu hanya berarti jika PSM mampu memperbaiki performa yang kerap tak menentu. Inkonsistensi menjadi penyakit yang sulit disembuhkan sepanjang musim. Jurnalis olahraga senior, M. Dahlan Abubakar, melihat fenomena ini sebagai bagian dari dinamika sepak bola, meski tetap perlu diwaspadai.
“Permainan sepak bola selalu merujuk pada bola bundar. Tidak selamanya menang, kadang kalah. Dalam satu musim, selalu ada tren naik dan turun,” ungkap penulis buku 100 Tahun PSM itu.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil
Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil, Naik ke Peringkat Tiga Klasemen
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Ketiga Moto3 Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil 2026