Namun begitu, Dadan menegaskan bahwa konteks kehadirannya bukan untuk bersenang-senang. Menurutnya, acara itu justru bertujuan menggalang dana. Ia bilang, dukungannya diberikan untuk teman-teman yang sedang mengumpulkan bantuan.
Jelasnya lagi, mencoba meluruskan kesan yang muncul dari video singkat itu.
Jadi, di satu sisi ada narasi "pejabat main golf saat rakyat kena musibah". Di sisi lain, ada klaim bahwa kegiatan itu adalah bagian dari aksi sosial, sebuah charity event yang justru bertujuan membantu korban bencana. Dua sudut pandang ini yang kini beradu di ruang publik.
Tanpa klarifikasi, video 14 detik itu memang bisa menyesatkan. Tapi, penjelasan Dadan pun masih akan diuji publik: seberapa efektif galang dana melalui acara golf seperti itu, dan apakah waktunya tepat? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini yang biasanya masih menggelayuti kasus-kasus serupa.
Artikel Terkait
Polda Jateng Bongkar Investasi Walet Bodong, Korban Rugi Rp78 Miliar
Tiga Ibu-ibu Boncengan Tiga Tanpa Helm Tabrakan di Bangkalan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Warga Amuk Pencuri Perkutut di Pasuruan, Pelaku Diduga ODGJ
Kementerian Pertanian Klaim Siap Hadapi El Nino Ekstrem, Stok Beras Aman