Pemerintah Wajibkan ASN WFH Tiap Jumat dan Batasi Kendaraan Dinas 50 Persen

- Selasa, 31 Maret 2026 | 19:50 WIB
Pemerintah Wajibkan ASN WFH Tiap Jumat dan Batasi Kendaraan Dinas 50 Persen

Mulai Jumat depan, suasana di kantor-kantor pemerintah bakal lebih sepi. Ya, ASN kini diwajibkan kerja dari rumah setiap Jumat. Ini bukan cuma soal WFH, lho. Pemerintah juga mengencangkan ikat pinggang dengan membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga setengahnya. Kecuali, tentu saja, untuk urusan operasional dan kendaraan yang sudah beralih ke listrik.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sebuah konferensi pers virtual, Selasa lalu.

"Efisiensi mobilitas termasuk pembatasan kendaraan dinas 50 persen kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik," jelas Airlangga.

Dia berharap aturan WFH ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Intinya sih, semua kebijakan ini bertujuan menghemat BBM. Gimana caranya? Ya dengan mendorong orang untuk naik transportasi umum.

"Mendorong penggunaan transportasi publik. Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik," ucapnya menegaskan.

Nah, belum cukup sampai situ. Rupanya ada pengetatan lain yang bakal berlaku mulai 1 April besok. Perjalanan dinas ke luar kota di dalam negeri akan dipangkas sampai 50 persen. Sementara untuk kunjungan kerja ke luar negeri, pemotongannya jauh lebih besar, mencapai 70 persen.

"Efisiensi perjalanan dinas di dalam negeri hingga 50 persen, keluar negeri hingga 70 persen," pungkas Airlangga menutup pengumuman.

Jadi, intinya pemerintah sedang serius menggalakkan efisiensi. Dari ruang kerja di rumah sampai pembatasan perjalanan, semuanya digenjot. Kita lihat saja nanti hasilnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar