Di sisi lain, data dari BPBD-PK Pandeglang mengonfirmasi skala kerusakan ini. Sekretaris BPBD, Nana Mulyana, menyebut dalam kurun lima hari terakhir, laporan yang masuk memang menyebutkan sekitar sepuluh rumah warga ambruk.
“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dan angin kencang,”
tegas Nana.
Imbauan lain dari BPBD adalah agar masyarakat menjauhi pohon-pohon tua atau yang sudah lapuk. Ini langkah antisipasi sederhana, tapi bisa menyelamatkan nyawa jika pohon itu tumbang saat angin menerjang. Sementara itu, tim di lapangan masih terus mendata kerusakan dan mengoordinasikan penyaluran bantuan untuk warga yang paling terdampak.
Cuaca memang belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Bagi warga seperti Rohen, situasi ini bukan cuma soal kerusakan materi, tapi juga kehilangan tempat bernaung, meski hanya sementara.
Artikel Terkait
Sarkasme Kapolri di DPR dan Drama Loyalis yang Memantik Kemarahan Publik
Prabowo Buka Rakornas 2026, Soroti Evaluasi Kinerja dan Sinergi Menuju Indonesia Emas
Prabowo Sampaikan Arahan Langsung ke Seluruh Kepala Daerah di Sentul
Ribuan Personel Gabungan Amankan Arus Lalu Lintas Menjelang Ramadan