Di Polda Metro Jaya, Rabu (17/12) lalu, suasana terasa tegas. Kabid Humas, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan kabar terbaru soal kerusuhan di Kalibata. Mereka sudah tahu siapa orang-orang yang diduga membakar dan merusak kawasan itu. "Sudah dalam pengawasan pihak penyidik," ujar Budi dengan nada pasti.
Menurutnya, tim penyidik tak akan berhenti sampai di situ. Penelusuran dan pengembangan terhadap saksi serta alat bukti terus digenjot. Targetnya jelas: melakukan upaya paksa terhadap para pelaku. "Itu dua yang kami sampaikan," tambahnya.
Namun begitu, soal detail kondisi di lapangan, penyelidikan justru sudah jauh melangkah. Budi menegaskan, penyidik dari Krimum dan Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa setidaknya 20 orang saksi. Mereka adalah para korban yang kios, sepeda motor, atau mobilnya hangus dilalap api.
Dari pendalaman sementara, kerugiannya tak main-main. Angkanya ditaksir melampaui Rp 1,2 miliar nilai yang sangat besar untuk kejadian seperti ini.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Mantan Kritis, Bahas Reformasi hingga Gaza
Remaja 15 Tahun di Cianjur Diduga Sodomi 10 Anak, Modusnya Jemur Burung Merpati
Di Balik Polemik Penjambret Tewas: Dua Vonis Pengadilan yang Terlupakan
Munifah, Lulusan Terbaik UT di Usia 22, Siap Berlayar ke Jepang