Biro Imigrasi Filipina baru saja mengungkap rincian perjalanan dua terduga pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney. Pengumuman itu disampaikan pada Selasa (16/12/2025). Menurut catatan mereka, kedua pria itu terbang ke Filipina pada 1 November 2025.
Penerbangannya menggunakan Philippine Airlines, nomor PR212, dengan rute Sydney-Manila. Dari ibukota Filipina itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Davao.
Juru bicara biro imigrasi, Dana Sandoval, memberikan penjelasan lebih detail mengenai identitas keduanya.
Dari penjelasan itu diketahui, Sajid Akram adalah penduduk Australia yang melakukan perjalanan dengan paspor India. Putranya, Naveed, menggunakan paspor Australia. Mereka tiba dan pulang bersama.
Artikel Terkait
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL
Polairud Buka Jalur Pelayaran Muara Angke yang Tersumbat
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi