Quick Share Buka Jalan, Android dan iPhone Kini Bisa Saling Kirim File

- Minggu, 23 November 2025 | 13:42 WIB
Quick Share Buka Jalan, Android dan iPhone Kini Bisa Saling Kirim File
Update Teknologi: Android dan iPhone Kini Bisa Saling Berbagi File

Pengguna Android akhirnya bisa bernapas lega. Lewat fitur Quick Share, mereka kini bisa mengirim dan menerima file langsung dari pengguna iPhone. Fitur berbagi yang dulu cuma bisa dinikmati di ekosistem Apple lewat AirDrop, sekarang sudah bisa menjangkau perangkat Android. Bahkan, tak cuma iPhone, perangkat Apple lainnya pun sudah bisa terhubung.

Sayangnya, untuk saat ini, kemudahan ini baru dirasakan oleh mereka yang memegang Google Pixel 10. Tapi jangan khawatir, Google sudah berjanji akan memperluas fitur ini ke lebih banyak perangkat Android lainnya. Jadi, mungkin tinggal menunggu waktu saja.

Nah, cara menghubungkannya juga cukup simpel. Pengguna harus mengaktifkan mode “Everyone for 10 minutes” atau “Semua Orang selama 10 menit”. Dengan pengaturan ini, perangkat iPhone bisa mendeteksi keberadaan Pixel, begitu pula sebaliknya, lewat menu berbagi masing-masing.

Dave Kleidermacher, VP Platforms Security & Privacy Google, lewat blog resmi perusahaan, menjelaskan bahwa langkah ini baru permulaan.

“Implementasi menggunakan mode ‘Semua Orang selama 10 Menit’ ini hanyalah langkah awal dalam berbagi lintas platform yang mulus, dan kami menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan Apple guna mengaktifkan mode ‘Hanya Kontak’ di masa mendatang,” ujarnya.

Yang menarik, fitur ini benar-benar dua arah. Artinya, pengguna iPhone juga bisa memanfaatkan AirDrop untuk mengirim file ke perangkat Android khususnya Pixel yang sudah disetel dalam mode bisa ditemukan. Jadi, prosesnya timbal balik.

Di sisi lain, soal keamanan, Google memastikan bahwa pengiriman file dilakukan secara langsung tanpa melalui server perantara. Hal ini tentu mengurangi risiko kebocoran data.

“Kami membangun ini dengan berlandaskan keamanan, melindungi data Anda dengan pengaman kuat yang telah diuji oleh para pakar keamanan independen,” tambah Kleidermacher.

Ia menutup dengan menyebut bahwa ini adalah salah satu upaya Google memenuhi permintaan pengguna akan kompatibilitas antar sistem operasi, menyusul langkah serupa pada RCS dan peringatan pelacak tak dikenal.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar