Bagi Prabowo, semua ini adalah bukti nyata kepedulian negara. Namun begitu, ia tampak gerah dengan narasi yang beredar belakangan ini narası yang menyebut pemerintah pusat lamban, bahkan tidak hadir bagi korban.
“Kalau dibilang negara tidak hadir, ah, ya, kita waspada saja, ya. Unsur-unsur yang memang ya punya agenda-agenda lain,” ujarnya dengan nada sedikit kesal.
Ia menilai, ada oknum-oknum yang sengaja memelintir fakta. Di saat bangsa seharusnya bersatu, justru isu negatif yang dihembuskan.
“Dalam rangka ini, di tengah bencana, di tengah musibah, mereka yang ditonjolkan adalah kebohongan, ketidakbenaran. Dikatakan Pemerintah tidak hadir,”
Pernyataan penutupnya itu terasa seperti sebuah sanggahan sekaligus peringatan. Ia ingin fokus semua pihak ada pada penanganan korban, bukan pada polemik yang justru memecah belah.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bantah Keras Tuduhan Terima Dana Rp50 Miliar Terkait Isu Ijazah Jokowi
Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
Elkan Baggott dan Timnas Indonesia Siap Tampil Beda di Era Baru John Herdman
PSM Makassar Gelar Latihan Perdana Usai Libur, Lima Pemain dan Pelatih Trucha Absen