Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran kabinet, Menteri Brian Yuliarto mengungkapkan rencana strategisnya. Ia akan membentuk universitas khusus medis di berbagai daerah. Tujuannya jelas: menjawab kelangkaan tenaga kesehatan yang selama ini kerap dikeluhkan.
Pernyataan itu disampaikan Brian dalam dialog Sidang Kabinet Paripurna, Senin lalu, di Istana Negara. Agenda utamanya adalah menyelaraskan program kerja dengan visi presiden.
“Sesuai juga dengan arahan Bapak Presiden bahwa perlu dibentuk Universitas Kedokteran Sains Teknologi Kesehatan di Indonesia,” tegas Brian.
Ia lantas memberi contoh. Beberapa negara maju sudah lebih dulu menerapkan model serupa. Kampus-kampus seperti Moscow State Medical University atau Johns Hopkins University di Amerika, misalnya, fokus secara khusus pada bidang medis. Mereka punya Fakultas Kedokteran Umum, Gigi, hingga Keperawatan yang berdiri sendiri.
Menurut Brian, langkah ini sejalan betul dengan program Prabowo untuk menambah sekaligus meratakan distribusi dokter dan tenaga medis spesialis di Tanah Air.
“Targetnya kita akan menambah 148 prodi dari 57 FK dan juga dengan Bapak Menteri Kesehatan 120 prodi RS Pendidikan,” ungkapnya rinci.
Namun begitu, tantangannya nyata. Brian tak menampik bahwa sebaran fakultas kedokteran saat ini masih timpang. Wilayah Jawa dan Sumatera mungkin sudah relatif terlayani, tapi kondisi di Indonesia bagian timur jauh berbeda.
“Sebaran fakultas kedokteran se-Indonesia saat ini, relatif sudah menyebar meskipun tentu di Jawa dan Sumatera masih banyak, di bagian timur perlu ditingkatkan kembal,” ujarnya menyoroti ketimpangan itu.
Jadi, rencana pembentukan universitas medis ini bukan sekadar menambah jumlah. Lebih dari itu, ia dimaksudkan untuk membangun pemerataan. Agar kebutuhan akan nakes tak lagi menjadi cerita lama yang berulang, terutama di daerah-daerah yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
João Félix Cetak Hattrick, Al Nassr Kalahkan Al Shabab 4-2
Kemenag Pastikan Pendidikan 252 Santri Ponpes di Pati Tetap Berlanjut Pasca Penutupan Akibat Kasus Pencabulan
Kapal Kargo Tabrak Perahu Nelayan di Perairan Kalianda, Satu Orang Hilang
Aston Villa Wajib Menang di Kandang demi Balas Defisit atas Nottingham Forest di Semifinal Liga Europa