30 Ton Bantuan Dikirim ke Sumatra, Ini Aksi Nyata Bu Nurhayati Subakat
Nurhayati Subakat, pengusaha sukses asal Minang yang dikenal sebagai pendiri Paragon (Wardah Group), kembali menunjukkan kepeduliannya. Kali ini, lewat kerja sama dengan platform Kitabisa dan Baitul Mal Merapi Merbabu (BM3), ia mengirimkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar. Tidak tanggung-tanggung, pengiriman 30 ton barang bantuan itu menggunakan dua unit pesawat jet kargo yang disewa khusus.
Menurut sejumlah saksi, dua pesawat itu lepas landas dari Jakarta pada tanggal 11 Desember 2025. Muatannya adalah hasil dari penggalangan dana yang melibatkan banyak pihak, mulai dari tokoh publik, masyarakat biasa, hingga organisasi-organisasi peduli. Semuanya bersatu untuk satu tujuan.
Di sisi lain, aksi ini bukan sekadar tentang angka. Ini adalah wujud nyata solidaritas. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat Sumatra yang terdampak bencana, sekaligus menguatkan semangat gotong royong di saat-saat sulit.
Bu Nurhayati, melalui Paragon, rupanya ingin memberi pesan yang jelas: kepedulian butuh aksi nyata, bukan sekadar kata-kata. Dan dengan menyewa pesawat khusus, bantuan diharapkan bisa sampai lebih cepat ke tangan yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Guru 2026: Masihkah Ada Ruang untuk Wibawa di Tengah Transaksi Pendidikan?
Kasus Hogi Minaya Resmi Ditutup, Penuntutan Dihentikan Demi Hukum
Jokowi Santai Menanggapi Nama yang Selalu Terseret Kasus Bawahan
Tabung Pink di Apartemen Lula: Titik Buntu dan Jejak yang Tersisa