"Pemeriksaan balistik dan forensik akan menentukan apakah keenam senjata api tersebut adalah senjata yang terdaftar atas nama pria tersebut,"
ujar Lanyon. Proses itu kini menjadi kunci untuk melacak asal-usul senjata yang digunakan dalam aksi brutal tersebut.
Suasana di lokasi konferensi pers terasa berat. Lanyon tampak serius, menyampaikan fakta-fakta dengan hati-hati meski pertanyaan dari wartawan terus berdatangan. Investigasi masih berjalan panjang, tapi setidaknya beberapa titik terang mulai muncul.
Artikel Terkait
KPK Tahan Mantan Stafsus Menag Gus Alex Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75% untuk Antisipasi Dampak Gejolak Global
Mentan Amran Borong Takjil Pedagang di Bone, Bagikan Gratis ke Warga
Pemerintah Kaji Pemotongan Gaji Pejabat hingga Anggota DPR