Kondisi para korban insiden di SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, mulai menunjukkan titik terang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan perkembangan kesehatan mereka berangsur membaik. Kabar ini tentu sedikit meredakan keprihatinan banyak pihak.
Menurut Pramono, dari total 21 anak dan guru yang jadi korban, sebagian besar sudah mengalami kemajuan positif. Ia sendiri sempat mendatangi RSUD Koja untuk menengok langsung pada Kamis lalu. Kunjungan itu memberinya gambaran lebih jelas tentang situasi di lapangan.
“Alhamdulillah, dari yang saya lihat, kondisi mereka membaik,” ujar Pramono.
Perkataan itu disampaikannya usai membuka sebuah konferensi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (13/12).
Namun begitu, bukan berarti semua sudah beres. Pramono mengakui, masih ada dua anak yang harus tetap dirawat inap. Keduanya bahkan berpotensi menjalani operasi, tentu saja sesuai dengan rekomendasi dan keputusan tim dokter yang menangani.
“Masih ada dua anak yang di rumah sakit. Untuk tindakan lebih lanjut, kemungkinan bedah, itu kita serahkan sepenuhnya pada ahlinya,” jelasnya.
Di sisi lain, soal biaya pengobatan, Pramono kembali menegaskan komitmennya. Ia tak ingin keluarga korban dibebani oleh urusan ini.
“Seluruh biaya perawatan, itu tanggung jawab kami. Pemerintah Provinsi DKI yang akan menanggung semuanya,” pungkas Gubernur dengan tegas.
Artikel Terkait
Kajati Sulsel Setujui Penghentian Penuntutan Anggota Polri Terduga Pelaku KDRT Lewat Keadilan Restoratif
Pistons Kalahkan Cavaliers 111-101 di Game 1 Semifinal Wilayah Timur, Cunningham Cetak 32 Poin
Kisah Ibu di Bone yang Tak Pernah Lelah Berdoa, Kini Anaknya Jadi Menteri Sukseskan Swasembada Beras
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala