Momen itu, yang terekam dalam sebuah video pendek, dengan cepat menyebar. Banyak yang terkejut, tapi juga terkesan. Salah satu tanggapan di media sosial memuji anak itu.
Inilah gambaran sekilas tentang suara generasi muda, Gen Z di Amerika. Sebuah pesan spontan dari seorang pelajar di tengah badai salju ternyata bisa menggema jauh lebih keras. Banyak yang melihatnya sebagai tanda bahwa narasi lama sedang berubah, didorong oleh akses informasi yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Tak bisa dipungkiri, konflik di Gaza telah mengubah banyak hal. Pengaruhnya terasa kuat, dahsyat, dan massif membentuk ulang persepsi global tentang Israel dan Palestina. Bahkan sampai-sampai, seperti yang banyak dikabarkan, pemerintah Israel dikatakan menggelontorkan dana tidak sedikit untuk program-program propaganda di AS sebagai bentuk respons.
Dan semua itu terungkap lewat sebuah wawancara singkat di pinggir jalan yang bersalju. Sebuah seruan yang sederhana, tapi maknanya berat. Dunia memang sedang berubah, dan suara-suara baru ini mulai terdengar jelas, bahkan di hari-hari ketika sekolah diliburkan karena cuaca buruk.
Artikel Terkait
Banjir 2026: Ketika Kota-Kota Kita Terus Menenggelamkan Diri Sendiri
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK, Kasus Kuota Haji 2023-2024 Menyandang Status Tersangka
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya, Tegakkan Kembali Aturan Dasar
Menteri Rachmat: Jangan Beri Kail, Kalau Orangnya Sudah Keburu Meninggal