Di tengah hiruk-pikuk era digital, dunia pesantren menghadapi ujian yang tak mudah. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan kegelisahannya. Baginya, gelombang informasi dari media sosial kini kerap dianggap sebagai sumber kebenaran, semata-mata karena mendapat sorotan dan perhatian luas.
"Kebenaran seolah-olah baru terwujud lewat sosial media. Yang viral, kadang itu yang dianggap benar. Dan tanpa sadar, kita ikut mengamini," ujar Cak Imin.
Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri acara groundbreaking rekonstruksi Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis lalu.
Menurutnya, situasi ini bisa membuat kita lupa. Kebenaran yang hakiki, lanjut dia, bukan cuma soal dogma ajaran, nilai, kultur, atau tradisi yang kita pegang teguh. Namun begitu, kebenaran itu sendiri terkadang bergeser dalam pandangan banyak orang.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions
Direktur NCTC Mundur, Protes Kebijakan Perang AS-Iran
Maling Motor di Karawang Babak Belur Dihajar Massa, Senjata Api Rakitan Disita Polisi