“Ya kita cek juga dokumen-dokumen yang mereka miliki,”
ujarnya saat ditemui di Mapolda Lampung, Senin lalu.
Pernyataan singkat itu terdengar seperti langkah standar. Tapi, bagi yang mengikuti kasus serupa sebelumnya, ada rasa penasaran yang menggelitik. Apakah ini sekadar insiden terpisah, atau ada pola yang berulang? Kehadiran stiker resmi justru memunculkan pertanyaan yang lebih dalam. Bukannya menjawab, malah bikin tanda tanya membesar.
Masyarakat menunggu. Bukti-bukti fisik sudah ada di pantai, lengkap dengan cap instansi. Sekarang, tinggal bagaimana penjelasan resmi yang akan diberikan. Apakah akan sejelas barcode yang menempel di kayu-kayu itu, atau justru bakal mengambang seperti gelondongan yang terdampar?
Artikel Terkait
Julaybib Gaza: Dari Mimbar Azan ke Lorong-Lorong Jihad
Menag Ungkap Kerusakan Tak Terduga Pascabencana: Ribuan Kitab Suci Hancur, Santri dan Mahasiswa Terdampak
Mantan Wamenaker Tuding KPK Lakukan Operasi Tipu-tipu di Sidang Korupsi
MK Tegaskan Perisai Hukum bagi Dokter yang Patuh Standar Profesi