Ia pun punya pesan khusus untuk para mahasiswa rantau itu. "Anda di sini tidak sendiri. Saya akan jamin seluruh proses belajar kalian. Anggap saja kamu punya Bapak di Semarang," tegas Luthfi, berusaha menenangkan.
Di sisi lain, respons dari perwakilan mahasiswa pun mengalir. Muhammad Haekal Halifah, Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS), mengungkapkan rasa terima kasihnya. Menurutnya, ada ratusan mahasiswa asal Aceh saja yang sedang belajar di Semarang.
Rasa syukur yang sama diungkapkan oleh Naswa Salsabila (mahasiswa asal Sumut) dan Ghazza Al Hafizh Hasbi (asal Sumbar). Mereka mewakili teman-temannya menyambut baik langkah Gubernur.
"Bantuan ini sangat berarti. Prioritas kami kan tetap belajar di sini. Adanya dukungan seperti ini bikin semangat kuliah tidak padam. Keluarga di rumah juga jadi sedikit lega, tidak perlu terlalu khawatir memikirkan kami," kata Ghazza.
Artikel Terkait
Utusan AS dan Rusia Gelar Pembicaraan Rahasia di Florida, Bahas Jalan Damai Ukraina
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL