Karir atau hati nurani? Bagi Mark Ruffalo, pilihannya jelas. Aktor yang dikenal sebagai Hulk itu dengan tegas menyatakan siap meninggalkan Hollywood demi terus menyuarakan isu Palestina di muka publik.
Memang, konsekuensinya sudah mulai terasa. Paramount, raksasa studio film, dikabarkan sudah memboikotnya. Mereka konfirmasi tak akan lagi mau bekerja sama dengan Ruffalo untuk proyek-proyek mendatang. Ini bukan ancaman sepele di industri yang kompetitif.
Di sisi lain, Ruffalo tampaknya tak gentar. Ia sudah lama dikenal sebagai sosok vokal dan konsisten mendukung Palestina. Seruannya untuk gencatan senjata permanen di Gaza terus ia gaungkan, tanpa peduli risiko.
Buktinya? Lihat saja di karpet merah Oscar 2024 lalu. Dengan percaya diri, ia mengenakan pin merah tanda dukungan gencatan senjata. Tak cuma itu, ia bahkan sempat meneriakkan "Kemanusiaan menang!" dari kejauhan, menyemangati para demonstran pro-Palestina yang berkerumun di luar venue.
Komitmennya ini benar-benar menyeluruh, sampai ke lingkaran pertemanan pribadi sekalipun.
Dalam sebuah sesi podcast, ia bercerita terpaksa memutuskan hubungan dengan seorang sahabat lama. Penyebabnya? Temannya itu berusaha meyakinkan Ruffalo bahwa semua orang Palestina adalah teroris. "Saya tak bisa menerima narasi seperti itu," kira-kira begitu sikapnya.
Media sosialnya pun ia jadikan senjata. Postingan demi postingan ia gunakan untuk menagih pertanggungjawaban Israel atas kekerasan yang terjadi. Ia juga tak segan mempertanyakan nurani para pemimpin dunia yang ia anggap diam seribu bahasa.
Jadi, ya. Di tengah gemerlap Hollywood yang seringkali takut bersuara, posisi Ruffalo memang terasa menyendiri. Ia termasuk segelintir kecil selebritas yang berani terbuka membela Palestina, meski tahu ancamannya nyata bagi kariernya. Tapi tampaknya, bagi pria ini, ada hal yang lebih penting dari sekadar bertahan di industri film.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali