Di sisi lain, seorang pegawai hotel di Hachinohe, Aomori, mengkonfirmasi bahwa ada sejumlah orang yang terluka akibat bencana ini. Rinciannya masih belum jelas.
Badan Meteorologi Jepang bergerak cepat. Mereka mengeluarkan peringatan tsunami, bahkan memprediksi gelombang bisa mencapai ketinggian tiga meter. Kenyataannya, gelombang pertama yang tercatat menghantam sebuah pelabuhan di Aomori sekitar pukul 11.43 malam. Beberapa gelombang susulan, dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter, juga dilaporkan mencapai garis pantai.
Peringatan dari pemerintah pun disampaikan dengan nada serius. Juru bicara utama, Minoru Kihara, mendesak masyarakat untuk tidak lengah.
“Bahkan setelah gelombang pertama, gelombang kedua atau ketiga dengan ketinggian yang lebih besar bisa datang,” katanya kepada para wartawan.
Pesan intinya jelas: warga diminta tetap berada di tempat aman sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.
Artikel Terkait
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton