kata Hendro menggambarkan momen itu.
Arusnya begitu kuat, langsung menghanyutkan keduanya. Nasib pun memisahkan. Satu orang berhasil berjuang mencapai tepian, tapi Wuri tak bisa melawan. Dia terbawa arus jauh.
Tim gabungan BPBD dan polisi kemudian melakukan pencarian. Hasilnya cukup memilukan. Wuri ditemukan tewas sekitar tiga kilometer dari titik dia pertama kali tersapu.
"Korban dievakuasi ke Puskesmas Tawangmangu. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan,"
tutur Hendro.
Peristiwa ini jadi pengingat pahit bagi siapa saja yang berkunjung. Hendro menekankan, kewaspadaan itu mutlak. Kawasan sungai dan aliran air terjun seperti Grojogan Sewu memang punya karakter unik. Kiriman air dari hulu bisa datang tiba-tiba, bahkan tanpa didahului hujan atau cuaca buruk di area wisata itu sendiri. Jadi, berhati-hatilah.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral