kata Hendro menggambarkan momen itu.
Arusnya begitu kuat, langsung menghanyutkan keduanya. Nasib pun memisahkan. Satu orang berhasil berjuang mencapai tepian, tapi Wuri tak bisa melawan. Dia terbawa arus jauh.
Tim gabungan BPBD dan polisi kemudian melakukan pencarian. Hasilnya cukup memilukan. Wuri ditemukan tewas sekitar tiga kilometer dari titik dia pertama kali tersapu.
"Korban dievakuasi ke Puskesmas Tawangmangu. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan,"
tutur Hendro.
Peristiwa ini jadi pengingat pahit bagi siapa saja yang berkunjung. Hendro menekankan, kewaspadaan itu mutlak. Kawasan sungai dan aliran air terjun seperti Grojogan Sewu memang punya karakter unik. Kiriman air dari hulu bisa datang tiba-tiba, bahkan tanpa didahului hujan atau cuaca buruk di area wisata itu sendiri. Jadi, berhati-hatilah.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Jalani Pemeriksaan Perdana KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Rocky Gerung: Indonesia Menuju Crack Ekonomi, Bukan Sekadar Krisis Biasa
Kesepian di Atas JPO Kebon Manggis, Pria Ini Hanya Ingin Diperhatikan
Detektif Digital Ungkap Misteri Mercy Merah dan Penjarahan Terkoordinasi Agustus Lalu