Di Gedung Pancasila, Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono berbicara kepada awak media pada Jumat lalu. Wajahnya tampak serius. Ia mengungkap soal kendala yang dihadapi dalam memulangkan jenazah WNI korban kebakaran apartemen di Hong Kong.
"Memang ada kendala peraturan setempat mengenai pemulangan," ujar Sugiono.
Ia tak menampik bahwa prosedur dari wilayah itu memang berbelit. "Tapi kita juga akan berusaha untuk mencari jalan-jalan supaya bisa cepat," tambahnya penuh tekad.
Menurutnya, bahkan dalam situasi normal pun prosesnya tidak singkat. Pemulangan jenazah dari Hong Kong kerap memakan waktu yang cukup lama. Itu kenyataan yang harus dihadapi.
Data terbaru dari Kemlu, per Kamis kemarin, mencatat ada 140 WNI yang bekerja dan tinggal di apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po itu. Mereka umumnya adalah pekerja migran domestik. Tragedi itu merenggut sembilan nyawa rekan mereka. Sementara itu, 129 orang berhasil selamat.
"Yang terkonfirmasi kemarin yang selamat 129," jelas Menlu. "Kemudian sejauh ini belum ada penambahan dari korban meninggal."
Suasana duka jelas terasa. Sugiono menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas insiden nahas tersebut. "Ya kita, saya mengucapkan berduka cita juga atas WNI-WNI kita yang meninggal di sana," ucapnya dengan nada berat.
Namun begitu, di balik duka, upaya tak boleh berhenti. Pemerintah terus mencari celah dan solusi, meski terbentur regulasi setempat. Tujuannya satu: agar jenazah saudara sebangsa bisa secepatnya kembali ke Tanah Air.
Pemantauan di lapangan juga masih terus berjalan. Tak hanya soal pemulangan, tapi juga pencarian. "Ya upaya identifikasi masih dilakukan. Untuk menemukan," pungkas Sugiono, menutup pernyataannya.
Kebakaran hebat itu sendiri terjadi pada Rabu siang, 26 November 2025. Api diduga menjalar saat pekerjaan pemeliharaan atau renovasi sedang berlangsung di tujuh dari delapan blok apartemen yang ada. Sebuah sore yang berubah menjadi malapetaka.
Artikel Terkait
31 Pelajar SMP di Gowa Diamankan Polisi Usai Konvoi Bawa Senjata Tajam
DWP Kemenko Perekonomian dan WBI Beri Penghargaan Kartini Muda ke Desainer Muda Pelestari Wastra Nusantara
PSG ke Final Liga Champions Usai Tumbangkan Bayern, Arsenal Jadi Lawan di Partai Puncak
Presiden Prabowo Titip Pesan ke Jemaah Haji: Semoga Pulang Jadi Haji Mabrur