"Yang terkonfirmasi kemarin yang selamat 129," jelas Menlu. "Kemudian sejauh ini belum ada penambahan dari korban meninggal."
Suasana duka jelas terasa. Sugiono menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas insiden nahas tersebut. "Ya kita, saya mengucapkan berduka cita juga atas WNI-WNI kita yang meninggal di sana," ucapnya dengan nada berat.
Namun begitu, di balik duka, upaya tak boleh berhenti. Pemerintah terus mencari celah dan solusi, meski terbentur regulasi setempat. Tujuannya satu: agar jenazah saudara sebangsa bisa secepatnya kembali ke Tanah Air.
Pemantauan di lapangan juga masih terus berjalan. Tak hanya soal pemulangan, tapi juga pencarian. "Ya upaya identifikasi masih dilakukan. Untuk menemukan," pungkas Sugiono, menutup pernyataannya.
Kebakaran hebat itu sendiri terjadi pada Rabu siang, 26 November 2025. Api diduga menjalar saat pekerjaan pemeliharaan atau renovasi sedang berlangsung di tujuh dari delapan blok apartemen yang ada. Sebuah sore yang berubah menjadi malapetaka.
Artikel Terkait
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi
Derby Rhein Berakhir 3-3, Köln Bertahan dengan 10 Pemain