Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran

- Minggu, 22 Maret 2026 | 04:00 WIB
Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran

Pantau – Dalam semangat Idul Fitri 1447 Hijriah, diaspora Indonesia di China diajak untuk menunjukkan kepedulian. KBRI Beijing menggagas penggalangan dana bagi saudara-saudara di Aceh yang terdampak bencana.

Lebaran dan Aksi Nyata

Rangkaian acara dimulai dengan shalat Id yang dihadiri sekitar 400 WNI. Mereka datang dari berbagai penjuru China, memadati halaman KBRI. Suasana hangat langsung terasa. Usai salat, acara dilanjutkan dengan open house yang penuh keakraban.

Duta Besar RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, menyampaikan apresiasinya. Ia melihat antusiasme masyarakat untuk berbagi.

"Hasil dari pengumpulan akan kami salurkan untuk saudara kita yang terdampak bencana di Aceh," ujar Djauhari.

Rasa Kampung Halaman di Negeri Orang

Bagi banyak yang hadir, momen ini sangat berarti. Mereka merindukan nuansa Lebaran ala Indonesia, dan KBRI seolah menjadi rumah kedua.

"Lebaran di China terasa lebih hangat karena banyak diaspora Indonesia yang berkumpul," tutur Wulan Maulina, salah seorang WNI.

Perjalanan jauh pun tak jadi halangan. Rizki Prayogo dan keluarganya rela menempuh perjalanan enam jam hanya untuk bisa shalat Id di KBRI.

Devi Afrilianti juga membagikan kesannya. "Suasananya seperti di Indonesia karena bisa bertemu sesama warga dan menikmati makanan khas Tanah Air," katanya.

Kumpulan Dana dan Doa Bersama

Di balik sukacita pertemuan itu, aksi solidaritas berjalan. Donasi dari zakat fitrah dan sedekah berhasil terkumpul. Jumlahnya sekitar Rp30,9 juta. Angka itu bukan sekadar nominal, tapi wujud nyata kepedulian dari ribuan kilometer jauhnya.

Dana tersebut rencananya akan disalurkan ke daerah terdampak bencana di Aceh. Selain bantuan materi, para perantau juga menyelipkan harapan. Mereka berdoa agar kondisi di Indonesia, dan tentunya di seluruh dunia, bisa segera membaik.

Pada akhirnya, acara ini lebih dari sekadar perayaan. Ia adalah bukti bahwa rasa solidaritas dan cinta Tanah Air tak pernah luntur, di mana pun kita berada.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar